↓
“Semua yang kita alami di dunia ini seperti bom waktu, kita tak merencanakannya namun telah direncana tanpa harus menyela. Tinggal menunggu.. mengapa tak pernah kita mendapat apa yang benar benar kita inginkan ketika kita terlalu bertanya akan arti kata ‘Bukan’. Bukan kita, bukan kalian, tapi hanya akan. Bom waktu akan menjadi kita, menjelma menjadi kalian.. berterbangan dalam asap asap kehidupan yang sesaknya seperti sesumpalan racun dan madu dalam waktu bersamaan harus dihirup dengan tertawa. Tidak ada lagi hal yang tak menyenangkan karena semua hal menyedihkan telah di ikat pada sebongkah pohon raksasa. ‘Bukan’ itu yang orang orang hindari elainkan massa. ‘Bukan’ itu yang semua orang inginkan, melainkan lari. Tanpa harus bisa melihat pijakannya.”
↓
“Tersenyum lah bahkan ketika tidak diminta.. Kita tidak pernah tahu, dimana dan kapan orang lain menjadi sebahagia itu ketika tak sengaja melihatnya.”